Selain Fisika, Teori Ini Juga Diungkap Oleh Stephen Hawking

Profesor Stephen Hawking yang meninggal kemarin dalam usia 76 tahun selain menghasilkan karya fisika yang monumental, ternyata pernah melakukan studi mengenai sepak bola.

Studi ini dipaparkan pada tahun 2014 sebelum penyelenggaraan Piala Dunia Brasil 2014 di mana sebuah perusahaan bandar taruhan menyewa dirinya (uang jasanya disumbangkan untuk dana amal) untuk mempelajari penyebab kegagalan Inggris dalam turnamen sepak bola terakbar ini.

Selama sebulan penuh Sang Fisikawan beserta timnya mempelajari 45 laga Piala Dunia yang dijalani oleh Inggris sejak tahun 1966, yaitu ketika mereka berhasil memenangkan turnamen tersebut untuk terakhir kalinya.

1. Teori Stephen Hawking mengenai hal yang mempengaruhi kinerja tim

Dilansir dari Newsweek, Profesor Stephen Hawking menyebutkan ada lima area yang mempengaruhi performa bertanding timnas Inggris, yaitu lingkungan, fisiologi, psikologi, politik dan taktik.

Selain itu, kinerja pemain akan lebih baik jika bermain di bawah ketinggian 500 meter di atas permukaan laut dan dengan cuaca yang sedang dapat membantu

Temuan lainnya adalah bahwa memakai kostum berwarna merah akan meningkatkan rasio kesuksesan daripada warna putih dengan alasan warna merah akan membuat para pemain kelihatan lebih agresif atau bisa saja memberikan kepercayaan diri yang lebih tinggi.

2. Teori Stephen Hawking mengenai arah tendangan penalti

Salah satu hal yang menjadi sorotannya adalah adu penalti di mana timnas Inggris banyak mengalami kegagalan dan harus tersingkir dari turnamen ini. Tercatat timnas Inggris sudah tersingkir 6 kali dari 28 tahun penyelenggaraan Piala Dunia melalui drama adu penalti.

Tidak lupa Profesor Stephen Hawking menganjurkan arah bola yang menurut hasil penelitiannya memiliki tingkat kesuksesan yang paling besar, yaitu diarahkan ke sudut atas gawang dengan menggunakan sisi kaki yang diawali dengan mundur tiga langkah dan diberikan tekanan yang benar.

Baca Juga :  Yoga Bagus Wicaksana, Guru Kreatif Yang Mengajar Ilmu Farmasi dengan Stand Up Comedy & Sulap

3. Teori Stephen Hawking mengenai formasi ideal untuk sepak bola Inggris

Dia juga menyarankan bahwa yang maju sebagai penendang penalti adalah pemain yang botak atau memiliki rambut yang biasa. Untuk ini menurutnya belum ada penjelasan ilmiahnya dan akan menjadi salah satu misteri terbesar ilmu ilmiah.

Kesimpulannya, Inggris harus mengenakan kostum warna merah dengan formasi 4-3-3 daripada formasi 4-4-2 dan memainkan laga di sore hari agar bisa mengakhiri paceklik gelar selama ini, demikian dilansir dari AS.

Namun temuan Professor Stephen Hawking tidak benar-benar diterapkan karena tersingkir dari babak penyisihan grup dan tidak pernah sekalipun mengenakan kostum berwarna merah.